detik.com
Jakarta, Orang selalu diajarkan untuk menggunakan
tangan kanan saat bersalaman, makan, menulis, olahraga, atau pekerjaan
lainnya. Tapi banyak seniman, olahragawan bahkan pemimpin dunia yang
punya kebiasaan kidal alias terbiasa menggunakan tangan kiri. Benarkah
orang kidal lebih cepat dan kreatif?
Tangan kiri memang lekat
dengan anggapan 'tangan setan' atau 'tangan terkutuk'. Dan sejak kecil
orangtua sudah mengajarkan anaknya untuk selalu menggunakan tangan kanan
untuk melakukan hal-hal baik.
Banyak orangtua di tahun 70-an dan
80-an yang memaksa anaknya yang kidal untuk dapat menggunakan tangan
kanan. Tetapi sekarang diketahui bahwa orang kidal lebih unggul, seperti
menjadi pilot pesawat tempur atau kemampuan berbicara dan mengemudi
pada saat yang sama.
Menurut Scientific American, ada sekitar 15
persen orang yang aktif menggunakan tangan kiri atau kidal. Alasan
sebagian orang kidal tidak sepenuhnya jelas, tergantung pada campuran
faktor genetik dan lingkungan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan
dalam jurnal Neuropsychology menunjukkan bahwa orang kidal
lebih cepat memproses beberapa rangsangan ketimbang orang yang
menggunakan tangan kanan. Hal ini juga membuat orang kidal lebih
kreatif.
Penelitian yang dilakukan di Australian National
University (ANU) tampaknya mendukung studi sebelumnya yang menunjukkan
bahwa kebiasaan menggunakan tangan kanan atau kiri ditentukan sejak
dalam rahim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang kidal lebih
cepat dan kreatif karena menggunakan kedua belahan otaknya, berbeda
dengan orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan yang hanya
menggunakan otak kiri.
Kedua belahan otak sebenarnya hampir sama,
dan sebagian besar untuk memproses informasi yang sama, dengan data
lewat bolak-balik di antara keduanya terutama melalui jalur saraf utama.
Namun,
tugas-tugas tertentu, seperti pengolahan bahasa, cenderung terjadi pada
satu belahan saja. Bagi kebanyakan orang, pengolahan bahasa terjadi di
bagian kiri.
Untuk orang kidal, tugas-tugas tersebut mungkin
terjadi di kedua belahan otak.
Bidang keahlian lain adalah
pengolahan data indra, biasanya data yang dikumpulkan di sisi kanan
tubuh, seperti mata kanan, telinga kanan, dan lainnya, akan menuju ke
belahan kiri untuk pemrosesan. Dan sebaliknya, data yang dikumpulkan di
belahan kiri akan menuju belahan otak kanan.
Penelitian ini
menunjukkan bahwa orang kidal yang terbiasa menulis dengan tangan kiri
mungkin memiliki otak yang lebih kondusif untuk simultan atau rangsangan
dan pengolahan di kedua bagian otak. Orang kidal lebih mudah
menggunakan kedua belahan otak untuk mengelola rangsangan, sehingga
keseluruhan proses dan waktu respon lebih cepat.
Ini juga bisa
berarti bahwa ketika salah satu belahan otak mendapat kelebihan beban
dan mulai melambat, belahan otak lain bisa lebih mudah memilih mengisi
kekosongan itu.
Para pakar juga berteori bahwa orang kidal
memiliki mental lebih baik saat di usia tua dan saat proses otak secara
keseluruhan mulai melambat.
Dan seperti yang dikutip dari Ehow, Senin (24/5/2010), orang kidal cenderung lebih atletis,
memiliki kesadaran yang lebih spasial dan berpikir lebih cepat.
Menurut
sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Alan Searleman dari St Lawrence
University di New York, menunjukkan bahwa orang kidal mampu mendukung
sisi kiri tubuhnya untuk semua kegiatan fisik.
Orang kidal juga
dua kali lebih terampil dalam pemecahan masalah dan memiliki IQ lebih
tinggi dari orang yang aktif dengan tangan kanan.
Beberapa orang
kidal terkenal seperti Presiden George HW Bush, Bill Clinton dan Barack
Obama, Pangeran Charles dan Pangeran William dari Inggris. Musisi Jimi
Hendrix, Kurt Cobain dan Paul McCartney. Ilmuwan Isaac Newton, Marie
Curie dan Benjamin Franklin. Seniman Michelangelo dan Leonardo Da Vinci,
dan tokoh-tokoh sejarah Alexander Agung, Charlemagne dan Julius Caesar.
"huh..sayangnya aku orang kidal yang gak termasuk kriteria di atas :("

