"Ayo.... Dayung terus kapalnya, sebentar lagi bakal ada Badai", perintah Ferdinand kepada anak buahnya saat mengarungi Samudra. tak lama kemudian, terdengar kabar dari Radio bahwa sebentar lagi bakal ada Badai Besar.
Akhirnya Badaipun berlalu, dan Selamat lah Ferdinand Manggaleh dari Badai dan sampailah di Lautan Indonesia. Beberapa Saat Kemudian, terlihatlah dari jauh seorang Laki-laki yang terobang-ambing di lautan, lalu Ferdinand Menyelamatkan laki-laki tersebut. Ferdinand yang tidak bisa Bahasa Indonesia, berusaha menanyakan nama laki-laki tersebut. dan Laki-laki yang kebingungan tersebut sepertinya mengerti apa yang diinginkan Ferdinand. Laki-laki itu berkata, " Namo aden Malin, Malin Kundang". ternyata Laki-laki tersebut adalah Malin Kundang yang dikutuk Ibunya. Untunglah dy diselamatkan Ferdinand Manggaleh.
si Malin mengajak Ferdinand ke Kampungnya di Tanah Minang. Disana Ferdinand Jatuh hati kepada seorang gadis desa yang bernama Siti Nur Baya. Namun yang menjadi Kendala Besarnya ialah Bahasa. Ferdinand tidak bisa Bahasa Indonesia.
Saat Ferdinand dan Malin sedang Jalan-jalan, mereka ditabrak Oleh Rangga (AAC) yang sedang dikerjar-kejar musuhnya.
Ferdinand belajar Bahasa Indonesia bersama Pak Taufik, guru Rangga. Setelah Ferdinand pandai berbahasa Indonesia, diapun Melamar Siti Nur Baya. Pestanya di adakan Sangat Meriah.
Dan di akhir Pesta pernikahaan tersebut, Pak Taufik (yang diperankan Oleh M Azani HS) memberikan Pesan-pesan tentang Pentingny Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan. Cinta bisa terhalang oleh Bahasa, begitulah kira-kira. dan saat Pesta selesai, si Lebai Malang Baru Datang. memang Lebai lah.

Itulah akhir cerita Drama Komedi yang aq buat dan sutradai (acem Betul aja) waktu SMA dalam Rangka Lomba Drama Untuk Memperingati Bulan Bahasa. Dramanya dan Adegannya cukup Lucu (disaat itu), dan Menyindir tentang kehidupan Asrama. Ntah kenapa waktu itu imajinasiku bisa jauh ntah kemana-mana. Drama Komedi yang cukup berbobot, ya paling tidak buat Dewan Juri yang telah memilih drama tersebut sebagai Juara II.
dan hadiahnya kami habiskan untuk Nyam-Nyam alias Nge-Back alias Makan-makan.
terlihat semuanya memakai kaca mata hitam(kecuali 1 orang/juana) itu adalah trik untuk menghilangkan grogi
Pemeran
Sujarwadi sebagai Ferdinand
Juana sebagai Anak Buah Ferdinand
Joni Rahman sebagai Anak Buah Ferdinand
Albert Chandra sebagai Anak Buah Ferdinand
Heri Susanto sebagai Malin Kundang
Firmansyah sebagai Siti Nur Baya
Misrizal Kirana Sebagai Rangga
M Azani HS Sebagai Pak Taufik dan penyiar radio
Dani Hidayat Sebagai Lebai Malang
di Balik Layar
Sutrada dan Ide Cerita : Kurniawan
Efek Suara : Kurniawan
Costum : Irfan Azhari
Seksi Sibuk : ibnoe
Ada beberapa nama tokoh yang aku lupa dan apa peranannya

